"Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati (Nya)." (QS. AN NAML:62)
“…Setiap kamu punya mimpi atau keinginan atau cita-cita, kamu taruh di sini, di depan kening kamu…jangan menempel. Biarkan…” “Dia… “Menggantung…” “Mengambang…” “5 centimeter…di depan kening kamu…” “Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu. Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa. Apa pun hambatannya, bilang sama diri kamu sendiri, kalo kamu percaya sama keinginan itu dan kamu nggak bisa menyerah. Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh, bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apa pun itu, segala kenginan, mimpi, cita-cita, keyakinan diri…” “…Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung, mengambang di depan kening kamu. Dan…sehabis itu yang kamu perlu cuma…” “Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas.” “Lapiskan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja…” “Dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya…” “Serta mulut yang akan selalu berdoa…” “Dan kamu akan selalu dikenang sebagai seorang yang masih punya mimpi atau keinginan, bukan cuma seonggok daging yang hanya punya nama. Kamu akan dikenang sebagai seorang yang percaya pada kekuatan mimpi dan mengejarnya, bukan seorang pemimpi saja, bukan orang biasa-biasa saja tanpa tujuan, mengikuti arus dan kalah oleh keadaan. Tapi seorang yang selalu percaya akan keajaiban mimpi, keajaiban cita-cita, dan keajaiban keyakinan manusia yang tak terkalkulasikan dengan angka berapapun…Dan kamu nggak perlu bukti apakah mimpi-mimpi itu akan terwujud nantinya karena kamu hanya harus mempercayainya.” “Percaya pada…5 centimeter di depan kening kamu.”
Kepada temanku yang sedang dirundung duka lara dan sedih yang berkepanjangan ...
Laa tahzan ... Don't be sad ....
Aku pun pernah merasakan apa yang sedang engkau hadapi ... Yah ... FITNAH WANITA ... fitnah yang membikin semua pria dewasa pusing tujuh keliling ... Ketika wanita yang menutup aurat syar'i adalah sesuatu yang jarang kita jumpai ... Dimana-mana akan kita lihat bagian-bagian yang seharusnya terlarang menjadi tersingkap ... Maka menundukkan pandangan pun menjadi sesuatu yang berat sekali rasanya ... Sampai kapan ini akan terjadi ... ? Wahai temanku ... solusi paling ampuh sekarang ini adalah MENIKAH ... Itulah jalan keluar bagimu ... untuk meredam gejolak syahwatmu yang menggelora ... Aku tahu ... engkau pasti akan menjawab : "Aku belum mampu ..." Baiklah ... semoga KABAR GEMBIRA berikut ini akan menjadi sebuah motifasi yang akan menguatkan tekatmu untuk meraih cita-citamu ...
“Tiga golongan manusia yang layak untuk ditolong oleh Allah: 1. Seorang pejuang (mujahid) di jalan Allah 2. Seorang budak yang berjanji menebus dirinya dengan niat ia akan memenuhi tebusannya 3. Orang yang menikah agar dapat menjaga dirinya.” (HR. At Tirmidzy dan ia menyatakan: Hadits ini adalah hadits hasan lagi shahih, dan diriwayatkan juga oleh Ibnu Hibban, Al Hakim dan dihasankan oleh Al Albany)
SEMOGA ALLAH MENOLONGMU DAN MEMUDAHKANMU ATAS NIAT BAIKMU KARENA INGIN MENJAGA DIRIMU DARI PERBUATAN ZINA ...
Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. AN-Nuur : 32)
SEMOGA ALLAH MENOLONGMU DENGAN KARUNIANYA DAN MEMBERIKAN KECUKUPAN BAGIMU ...
Dan yang terakhir .... BEKERJALAH semampumu .... asalkan halal dan baik ... Karena sebaik-baik harta adalah dari hasil keringatnya sendiri ... Mulailah lepaskan ketergantungan kepada orang lain ... menuju kemandirian ... Bukankah para Nabi pun bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya ...?
“Tidaklah seseorang melakukan pekerjaan yang lebih mulia melebihi pekerjaan yang merupakan hasil jerih payah tangannya sendiri". (HR. Ibnu Majah, lihat Shahih Ibnu Majah 2129, Shahih at-Targhib wat Tarhib 1685)
“Tidaklah seseorang makan makanan yang lebih baik dari makanan hasil jerih payah tangannya sendiri. Sesungguhnya Nabi Dawud 'alaihis salam makan dari hasil jerih payah tangannya sendiri". (HR. Al-Bukhary)
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?.
Di laut kita dihantam ombak dan badai, di darat ada lubang, ada jurang. Di udara ada awan hitam, kabut petir dan lainnya. Memang tak ada jalan yang mulus. Semua jalan memiliki hambatan dan tantangannya sendiri.. tetapi perjalanan yang kita lalui ini tidaklah boleh berhenti, karena resikonya begitu besar jika kita berhenti. Tak ada kata berhenti karena berhenti sama artinya menjemput kebinasaan, mendekat dengan kehancuran. Yakinlah untuk melangkah terus. Sarapan itu masih ada!!
My Spirit
Saya tidak membawa ’Gen Putus Asa”
Kita adalah manusia, mahluk yang paling sempurna penciptaannya, muslim identitasnya, kita hidup diatas landasan keyakinan dan perjuangan. Keyakinan pada kebenaran janji Allah dan perjuangan meraih segala cita dan harapan. Apa yang tidak bisa kita raih hari ini jangan kita menghentikan roda kehidupan kita padanya. Janganlah cita-cita , harapan dan gerak langkah kita menjadi lenyap atau terhenti karenanya. Karena hari esok, kejutan-kejutan indah akan memotivasi kita.
Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar.Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah Mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.
Kita harus bangkit dari tempat duduk, menyingkirkan debu kemalasan, mengembalikan tenaga ke tempatnya semula dan berpikir dengan baik, lalu mulai bergerak. Tidak ada yang mustahil.Rumus keberhasilan itu tidak ada. Tetapi keberhasilan adalah hasil alami dari sebuah usaha dan kerja keras.
Hamparan bumi ini masih terlalu luas untuk saya.
Guncangan hidup terkadang membuat dunia seakan begitu sempit, langkah begitu terbatas, pandangan mata seperti tertuju hanya pada satu arah pintu, di dalam ruang yang tidak memiliki ventilasi cahaya yang lain. Pada saat seperti ini kita harus sadar, dengan modal keimanan, untuk membuka pintu-pintu lain supaya kita bisa keluar dari kegelapan. Karena disana ternyata banyak pintu, disetiap kesulitan, karena kesulitan dan kemudahan selalu berjalan beriringan.
Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
Rasulullah saw bersabda,” Sesungguhnya, aku dilarang mengeluarkan dua bentuk suara yang bodoh dan terkutuk, yang pertama ketika sesuatu yang menyenangkan terjadi, dan lainnya diekspresikan saat terjadi bencana.”
Yang dimaksudkan Rasulullah dalam hadits diatas adalah emosi jiwa, seperti juga Alah swt mengingatkan kita dengan ayat qauliyah-Nya:
(kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.
Allah dan Rasul-Nya mengajarkan kita jalan pertama menghadapi guncangan dengan mengendalikan emosi, karena emosi yang tidak terkendali benar-benar bisa menghancurkan seseorang, menyebabkan penderitaan, dan membuatnya tidak bisa tidur dengan nyeyak,dll.
Allah swt mengajarkan jalan yang kedua yaitu dengan cara menyadarkan potensi spiritual kita. Allah swt berfirman:
Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan Barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu. (Q.S. Taghabun:11)
Saya masih mempunyai simpanan kekuatan
Dalam setiap tekanan hidup, kita harus yakin bahwa di balik itu kita masih mempunyai simpanan tenaga dan kekuatan untuk melawannya, tanpa harus mengeluh dan melibatkan orang lain. Meskipun memang, persoalan terasa begitu berat jika kita harus memikulnya sendiri. Tetapi, kita juga harus yakin bahwa ia akan memperkuat hati kita, menghapuskan dosa dan membantu kita menekan kecenderungan ke arah kesombongan.
Rasulullah saw bersabda,” Tidaklah kesulitan dan sakit menimpa seorang muslim, tidak juga kegalauan, kesedihan, duka dan beban hingga duri yang mengenai kakinya, kecuali menjadi penebus sebagian dari kesalahan-kesalahannya.” (H.R. Bukhari dan Muslim, dari Abu Said dan Abu Hurairah)
Tetap tegar, karena waktu terus bergerak dan tidak diam
Bukan pasrah yang di kehendaki ketika ujian sederas air hujan tak kunjung reda. Tetapi jika memang tidak mampu berbuat lebih banyak, minimal kita ridha, karena setiap peristiwa adalah takdir dari Allah swt. Namun Hasan Al Bashri berkata,”Bersikap ridha itu adalah suatu kemuliaan, namun kesabaran itu adalah sandarannya seorang Mukmin.”
Ridha dan sabar adalah bagian dari banyak jalan untuk melewati setiap peristiwa genting, dengan keadaan jiwa yang tetap tegar dan kuat. Karena bagaimanapun, semua peristiwa pasti akan berlalu seiring dengan waktu yang terus berjalan. Kesabaran adalah anugerah yang besar dari Allah swt, yang mungkin tidak semua orang mendapatkannya. Semoga kita termasuk yang dianugrahi kesabaran oleh Allah swt.
Ibrahim At Taimi berkata,” Tidaklah seorang hamba yang telah Allah berikan kepadanya kesabaran atas penyakit, bala dan musibah, melainkan ia sebenarnya telah mendapatkan yang utama dari yang telah didapatkan oleh seseorang setelah keimanannya kepada Allah.”
Imam As Syafi’i dalam nasehatnya bekata,” biarkan hari-hari bertingkah semaunya, jadikan dirimu ridha terhadap ketentuan-Nya. Jangan takut peristiwa semalam, karena peristiwa-peristiwa itu tidak akan abadi.”
Waktu akan terus berjalan dan tidak diam. Dan waktu pula yang akan mencatat sejarahnya sendiri, yang berisi harapan-harapan kita sekarang.
Terkadang, guncangan itu sebenarnya perlu disyukuri
Pada prinsipnya, guncangan dan ketenangan, kesulitan dan kemudahan adalah nikmat yang harus disyukuri. Karena keduanya dapat mendekatkan kita kepada Allah swt, asalkan kita tidak berhenti untuk berbuat dan beramal. Itulah makna sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya menakjubkan urusan seorang Mukmin, semua urusannya adalah kebaikan baginya, dan hal itu tidak diberikan kepada seorang pun kecuali orang Mukmin. Jika mendapat kesenangan ia bersyukur dan itu adalah baik baginya, dan jika ditimpa bencana maka dia bersabar dan itu adalah baik baginya.” (Shahih Muslim:5318) oo Wallahu’alam...
Lihatlah elang yang mengudara,.. matanya tajam, mampu melihat segala aspek secara dalam dan menyeluruh.
Dalam kehidupan kita ini, kadang kita harus bisa membaca dengan dalam kondisi yang terjadi, melakukan suatu keputusan yang sangat berat untuk memulai sesuatu proses pembaharuan. Kita harus berani dan mau membuang semua kebiasaan lama yang mengikat, meskipun kebiasaan lama itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan melenakan. Kita harus mampu berfikir cemerlang.. yang bukan lagi atas dasar manfaat.
Kita harus rela untuk meninggalkan perilaku lama kita agar kita dapat mulai terbang lagi menggapai tujuan yang lebih baik di masa depan. kita adalah manusia yang memiliki kodrat butuh pada Sang Pencipta. sekalipun diantara kita ada yang Atheis, sunguh dia menjadikan sesuatu sebagai tuhan nya walau dia tidak mengakuinya. Maka jadikan tujuan kita adalah cinta Nya dengan jalan tunduk pada aturan nya. Bila cinta Nya telah mampu kita dapatkan, maka seluruh penghuni langit dan bumi akan mencintai kita. Tak perlu susah payah untuk mengejar sukses, cukup cintai Dia yang menciptakan kesuksesan.
Mari membuka diri untuk belajar dan membuka fikiran untuk islam hingga kita yakin bahwa Islam bukan sekedar agama ritual, tapi juga mengatur kehidupan secara baik dalam segala aspek. Itulah salah satu sebab Islam di sebut Rahmatan Lil Alamin.
Islam tidak menjadikan pemeluknya seperti seorangg petapa, yang sibuk mengurus dirinya sendiri agar meraih surga. Memisahkan diri dari lingkungan, sehingga menjadi agamawi. Islam juga tidak menjadikan pemeluknya sebagai bebek, yang selalu mengekor di bawah kekuasaan, yang tak jelas pada tujuan dan landasan yang sebenarnya. Islam pun tidak menjadikan pemeluknya cinta dunia hingga lupa atas tujuan keberadaannya di dunia dan takut mati.
Namun islam menjadikan pemeluknya seorang politikus yang tujuan sebenarnya adalah mengurusi umat, menerapkan islam dalam ranah umum tidak hanya menerapkan islam dalam mesjid atau kegiatan agama. Menjadikan pemeluknya bagai Elang. yang mampu melihat dengan cepat dan menyeluruh, sehingga umat islam mampu hidup tanpa terjajah baik lewat budaya, ekonomi, sosial, pulitik, maupun pemikiran. Menjadikan pemeluknya seimbang, baik dunia maupun akhirat. Sehingga pemeluknya akan bekerja untuk kehidupannya seperti akan hidup selamanya dan akan beribadah bagai kematian telah tampak di depan mata.
Halangan terbesar untuk berubah terletak di dalam diri sendiri dan nafsu Andalah musuh terbesar diri Anda. Kalahkan nafsumu dan kuasai nafsu itu, sehingga Anda jadi pemenang. Ingat.. Kau tak akan mampu menjadi sukses.. jika Kau yang mengejarnya.. Biarlah Sukses yang mengejarmu. Dan katakan bahwa suksesmu adalah surga Nya. semangat............ n(^_^)n(Fina Muftia)
Tujuan adalah kalimat-kalimat yang selalu ku ingat, ku tulis, dan mimpi-mimpi kecil sebelum tidur. Tujuan bukanlah apa yang orang kenal sebagai sebuah kesuksesan, bukan pula halaman rumah tetangga yang terlihat lebih hijau. Namun, tujuan adalah sesutau yang membuat ku merasa bersemangat untuk segera mencapainya, sekalipun Aku harus berusaha dengan susah payah. Namun sayang…. Mungkin saat ini aku harus mengakui. Aku telah melupakan tujuan ku perlahan demi perlahan dan mengganti tiap tahun, tiap bulan, tiap hari, bahkan tiap menit… ya… dengan nama lain, tak punya tujuan. Jujur, malu rasanya… semua mimpi dan impian itu pudar.. Hal itu tampak dari apa yang ku peroleh sekarang : nihil Kemana impian ku? Kemana tujuan tujuan ku yang dulu yang membuat ku merasa bersemangat untuk segera mencapainya, sekalipun Aku harus berusaha dengan susah payah. Aku akan mulai mengembalikan impian-impian itu kembali dan membuatnya nyata.. ya… susah mungkin… tapi tidak mustahil… akan mulai ku ingat, ku tulis, dan bermimpi-mimpi kecil sebelum tidur. Sehingga Aku bersemangat lagi… Aku… Akan berusaha mencapai tujuan ku… Aku berjanji… Semangat mencapai tujuan. Note: Tulisan ini terinspirasi dari seorang kakak yang selalu menemani ku, dirinya tak pernah mengeluh dan semangat walau bebannya banyak. Tak pernah Aku lihat raut muka yang mengeluh di wajahnya.. semangat dan senyum manis nya selalu tampak. Salah satu pesan kakak yang selalu ku ingat adalah belajar buat besok dan ulangi pelajaran hari ini. Terimakasih kakak, tak malu dengan ku.. sudah menemani ku setiap waktu dan menyayangi ku. (^_^)
Blog himpunan jurasan teknologi pangan, Faktultas teknologi Industri Pertanian, UNPAD.
Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi
Total Tayangan Halaman
jejak pengunjung.......
About Me
MuFin
alhamdulillah, sekarang menuntut ilmu di kota "paris van java",
angkatan 2009. target saya lulus 4 tahun (amin..)
Berusaha agar hidup semata2 hanya untuk Allah..
Aku hanyalah seorang perempuan biasa yang memiliki mimpi yang tak biasa,
seorang perempuan tak pintar yang ingin belajar untuk menjadi pintar,
seorang perempuan yang penakut yang selalu semangat meraih cita-cita,
seorang perempuan cengeng yang selalu berani menatap masa depan,
seorang perempuan yang selalu menatap dengan senyum walau badai menghampiri... menatap ke bawah saat tergoncang, dan menatap ke atas saat tak ada badai
dan Aku.... mencintai nya, sangat mencintai Nya.