Bismillah....

"Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati (Nya)." (QS. AN NAML:62)

Tampilkan postingan dengan label Jelajag Gizi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jelajag Gizi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Oktober 2012



Sebelumnya mungkin ini bukan makanan khas suatu daerah, tapi ini makanan berbahan lokal, modifikasi .. hehehehee…. Campuran singkong nanas. Ada yang tau sekarang tanggal berapa?? Yuppppppp…. Benar…. Tanggal 7 Oktober :D
Hari ini bertepatan dengan “Hari Makan Singkong”. Himpunan Mahasiswa Peduli Pangan Indonesia mengajak semuanya Makan Singkong pada tanggal 7 Oktober 2012, sebagai langkah kecil merubah kebiasaan konsumsi rakyat Indonesia akan Nasi. Karena lahan pertanian yg banyak alih fungsi mengurangi produktivitas beras serta ledakan penduduk yg menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan Pangan Pokok khususny Beras (Nasi).
Dilihat dari segi gizi pada singkong seperti serat dan kalium, singkong memiliki kandungan lebih banyak dibandingkan dengan beras. Selain itu, karena kandungan karbohidratnya yang rendah otomatis kandungan gulanya juga rendah. Jadi mengkonsumsi singkong bisa mengurangi tingkat diabetes. Sedangkan merupakan sumber mangan yang baik (91% nilai harian dalam cangkir 1 porsi), serta mengandung sejumlah besar vitamin C (94% nilai harian dalam cangkir 1 porsi) dan vitamin B1 (nilai harian 8% dalam cangkir 1 porsi) .
Untuk itu saya ingin member itahu bahwa singkong gak hanya bisa di olah secara monoton (direbus atau di goreng aja ^^v ). Olahan lain yang mudah, cepat dan enak yang berasal dari singkong yaitu “Kue singkong nanas” yaitu sejenis kue yang dimasak dengan cara dikukus. Dengan sensasi rasa dan aroma dari buah nanas segar. Makanan ini biasanya disajikan sebagai variasi untuk menjamu tamu ketika kumpul keluarga besar, arisan atau hanya sekedar tamu biasa dan sebagai pengganti camilan. Kue ini rasanya kenyal-kenyal, dengan sensasi aroma buah nanas segar, biasanya kita menyebut dengan kue “KKN” (kenyal-kelyal nikmat). 
Jenis olahan ini adalah hasil modofikasi makanan tradisional yang dikenal didaerah sunda dengan nama “katimus” didaerah jawa tengah“lemet”. Bedanya makanan ini tidak dibungkus oleh daun tetapi dengan menggunakan loyang sebagai cetakannya dan bahannyapun dipadukan singkong dan nanas. Sekarang akan diuraikan bahan dan cara pembuatannya Kue singkong nanas.

Bahan-bahan membuat kue singkong nanas :
  • 1 kg singkong.
  • 1 buah nanas matang, ukuran sedang.
  • 1 1/2 buah kelapa mua yang masih bisa diparut.
  • 1 bungkus agar-agar putih.
  • 1/2 sdt vanilli.
  • Gula pasir.

Cara membuat kue singkong nanas :
  1. Kupaslah 1 kg singkong berikut 1 butir kelapa muda. Lalu parutlah singkong dan kelapa muda tadi.
  2. Setelah keduanya selesai diparut. Aduklah hingga rata, kemudian masukkan gula pasir dan vanilli ditambah sedikit garam, agar olahan terasa lebih mantap.
  3. Jika semua dirasa sudah rata lalu masukan agar-agar dan vanilli.
  4. Parutlah nanas tersebut. Lalu masukkan kedalam adonan tadi, aduk lagi hingga merata dan kalis.
  5. Jika semuanya sudah tercampur dan rata, masukkan kedalam loyang yang sudah disediakan.
  6. Kukuslah adonan yang sudah kedalam dandang yang sudah dalam keadaan panas, Selama kira-kira 45 menit. Sambil menunggu adonan matang, Parutlah setengah butir kelapa sisa tadi untuk taburan.
  7. Setelah adonan matang, angkatlah loyang dari dandang. Kukuslah kelapa parut tadi agar tidak cepat basi.
  8. Jika adonan kue singkong nanas tadi sudah bener-bener dingin tuangkanlah keatas alas yang datar dan siap untuk dipotong. Potonglah dadu kira-kira 3 x 3 cm. Guling-gulingkan keatas kelapa parut tadi, hingga permukan tertutup kelapa. Dan kue singkong nanas siap untuk dihidangkan.




Posted by MuFin On 17.24 No comments READ FULL POST

Jumat, 05 Oktober 2012




Awug?? Apa itu awug?? Tampaknya bagi kita yang merupakan orang-orang jauh dari tanah sunda, nama awug mungkin baru terdengar. Ya, begitu pula dengan saya ^^.
Pertama kali saya mengenal awug adalah ketika saya kuliah di Universitas Padjadjaran, yang dulu penjual awug berada di dekat kawasan kampus. Tapi klo sekarang harus ke paund, pasar mingguan yg gak jauh-jauh dari UNPAD. Awug memang jajanan khas Sunda yang konon berasal dari wilayah pedalaman. Makanan ini biasanya dibuat oleh masyarakat lokal saat panen usai. Awug rasanya manis dan legit, lebih enak dimakan pada sore dan malam hari dalam keadaan masih panas sebagai makanan kecil untuk sarapan pagi, dimakan bersama kelapa parut yang sudah dicampur garam, bersama-sama dengan minuman.
Awug berbahan dasar tepung beras dengan campuran kelapa, aroma daun pandan, dan gula merah. Bahan-bahan itu mirip dengan bahan untuk membuat kue putu. Namun, jika kue putu dikukus dalam silinder bambu kecil, awug dikukus dalam wadah lancip, sehingga nantinya menghasilkan bentuk seperti nasi tumpeng. Proses pembuatan awug ternyata cukup panjang. Beras direndam beberapa jam, kemudian digiling hingga halus menjadi tepung. Lalu, dikukus setengah matang dan didiamkan beberapa menit. Setelah itu, dikukus kembali bersama gula merah dengan menggunakan kukusan atau aseupan. Potongan gula merah dicampur sedemikian rupa sehingga berbentuk mozaik. Setelah matang, awug disajikan hangat dengan parutan kelapa.
Setiap pagi di hari minggu pedagang awug ini berjualan di paund. Awug yang baru matang setelah dikukus langsung dipotong-potong dalam potongan kecil-kecil. Satu kotak yang berisi sekitar sepuluh potongan harganya Rp 5000. Satu buah awug yang berbentuk lancip itu habis dalam seketika karena pembeli umumnya adalah orang-orang yang pergi ke paund.
Kandungan gizi awug juga bagus untuk kita konsumsi. Zat gizi/potong : energi 87,9 kkal, protein 1, 4 g, lemak 0,9 g, karbohidrat 18,3 g, kalsium 2,8 mg, fosfor 29,1 mg, besi 0,6 mg, vitamin A 0,1 RE, vitamin C 0,2 mg, vitamin B1 0,1 mg.

Resep Awug (Untuk satu aseupan (kukusan) )
Bahan:
·   1,5 kg tepung beras (pilih beras yang pulen) *)
·   1/2 butir kelapa yang sudah dibersihkan kulitnya dan diparut
·   3/4 kg gula merah yang diiris (bukan di-blender)
·   air secukupnya
·   garam secukupnya
·   beberapa lembar daun pandan
·   1/2 butir kelapa parut untuk ditaburkan pada awug

Cara Membuat:
1. Siapkan air setengah gayung dan campur dengan garam sesendok teh
2. Tuangkan beras ke dalam sebuah wadah besar dan campur dengan air garam.
3. Campurkan kelapa parut ke dalam adonan resep tersebut
4. Siapkan aseupan (berdiameter 22 cm dengan tinggi 27 cm)
5. Letakkan daun pandan di dalam aseupan yang posisinya terbalik (bagian kerucutnya di bawah)
6. Masukkan sedikit gula ke dalam aseupan, lalu masukkan sedikit adonan beras tadi selapis. Begitu seterusnya hingga aseupan terisi adonan dan gula secara berlapis.
7. Sementara itu, siapkan dandang tinggi berisi air di atas kompor dalam api besar. Tunggu hingga air dalam dandang mendidih
8. Masukkan adonan awug ke dalam dandang, dan ditutup
9. Sekitar 10 menit kemudian, periksa adonan. Jika sudah menyatu (tidak bisa dipisahkan antaradonan) berarti awug sudah masak. Jika belum, tunggu sekitar 5 menit lagi.
10. Angkat adonan dan tumpahkan ke atas tampah, ambil daun pandan yang menempel.
11. Iris sesuai selera, hidangkan resep bersama kelapa parut yang sudah ditaburi sedikit garam.

#Catatan:
- Cara membuat resep tepung beras :
- Beras direndam dalam air selama 12 jam
- Beras rendaman digiling hingga halus
- Tepung beras dikukus kurang lebih 15 menit, sebelum dikukus, tepung tersebut diberi sedikit air
- Jika sudah seperti nasi, tepung didinginkan di atas tampah, selama 12 jam
- Setelah kering, diayak dalam saringan
- Siap diolah menjadi awug



Posted by MuFin On 09.03 No comments READ FULL POST

salah satu mimpiku..

salah satu mimpiku..
Prof. Dr. Fina M, Ir., M.Sc. (say : amin )

UNPAD

Himatipan UNPAD

Himatipan UNPAD
Blog himpunan jurasan teknologi pangan, Faktultas teknologi Industri Pertanian, UNPAD.

Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi

Total Tayangan Halaman

jejak pengunjung.......

About Me

Foto Saya
MuFin
alhamdulillah, sekarang menuntut ilmu di kota "paris van java", angkatan 2009. target saya lulus 4 tahun (amin..) Berusaha agar hidup semata2 hanya untuk Allah.. Aku hanyalah seorang perempuan biasa yang memiliki mimpi yang tak biasa, seorang perempuan tak pintar yang ingin belajar untuk menjadi pintar, seorang perempuan yang penakut yang selalu semangat meraih cita-cita, seorang perempuan cengeng yang selalu berani menatap masa depan, seorang perempuan yang selalu menatap dengan senyum walau badai menghampiri... menatap ke bawah saat tergoncang, dan menatap ke atas saat tak ada badai dan Aku.... mencintai nya, sangat mencintai Nya.
Lihat profil lengkapku
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

    ^_^


    Recent Posts

    Text Widget

    ”Ada tiga perkara yang apabila terdapat pada diri seseorang, maka dia akan mendapatkan manisnya iman. Yaitu, dia lebih mencintai Allah dan Rasul-Nya daripada selain keduanya. Dia mencintai seseorang dan dia tidak mencintainya melainkan karena Allah. Dia enggan kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkannya dari kekufuran itu, sebagaimana dia enggan untuk dilemparkan ke dalam neraka” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Listen To Qur'an

    Unordered List

    BThemes

    free counters

    Followers